Pelaksanaan UNBK Hari Terakhir di SMK Pelangi Nusantara Punggur

Kubu Raya, Diskominfo – SMK Pelangi Nusantara Punggur yang berada di Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap,  melaksanakan Ujian Nasional  Berbasis Komputer (UNBK) SMK tahun Ajaran 2019/2020, yang dilaksanakan selama  empat hari, mulai tanggal 16 Maret hingga 19 Maret 2020.Adapun Materi pelajaran yang diujikan pada hari terakhir ini, Kamis (19/3/2020) adalah Teori Kejuruan.

Peserta UNBK di SMK Pelangi Nusantara keseluruhan berjumlah 47 peserta, terdiri dari jurusan Administrasi Perkantoran  25 siswa dan jurusan Perbankan 22 siswa,  yang dibagi menjadi dua sesi pelaksanaan. Sedangkan Komputer yang akan digunakan para peserta UNBK ini berjumlah  30 unit. Yang mana terdiri dari 15 Unit PC inventaris sekolah dan 15 Unit Laptop pinjaman dari Guru-guru.

Kepala Sekolah SMK/SMA Pelangi Nusantara, H.Mustafa Qamal, SH,M.Ed (kanan) bersama Pengawas UNBK dari SUPM, Priyanto. (Dok. Tim IKP)

 

Menurut Kepala Sekolah SMA/SMK Pelangi Nusantara, Mustafa Qamal dalam pelaksanaan UNBK tahun ini  pihaknya telah melakukan persiapan-persiapan secara maksimal, seperti maintenance peralatan komputer dan penambahan bandwith internet untuk menunjang pelaksanaan UNBK ini.

“Pada tahun ini, kami tetap melaksanakan UNBK sesuai jadwal walaupun di daerah lain ada yang tidak melaksanakan dikarenakan kejadian pandemi virus corona, karena pada surat edaran Gubernur tidak mencantumkan diliburkan atau tidak diliburkan, ditunda atau tidak ditunda jadi dengan tidak adanya bunyi surat seperti itu, kami tetap melaksanakan sesuai jadwal,”ungkapnya.

Mustafa Qamal mengatakan sedikit terkendala pada hari pertama UNBK yaitu ketika mau masuk ke server pusat banyak sekolah yang gagal hingga UNBK baru bisa dimulai jam 10.00 wib,

“Tahun ini SMK Pelangi Nusantara mengadakan UNBK  yang ke-3 kali atau  ini adalah tahun ketiga kita melaksanakan UNBK SMK, dan alhamdulillah  para siswa telah melakukan persiapan-persiapan yang maksimal, hingga mereka yang semulanya gaptek menjadi bisa melaksanakan UNBK ini dengan baik,” ungkap Mustafa.

Mustafa melanjutkan selain kendala di atas, pelaksanan ini juga terkendala saat ada komputer yang rusak, biaya jaringan, biaya administrasi untuk pengawas, proktor, operator dan lain-lain yang harus menggunakan dari dana BOS sesuai Surat Keputusan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat, padahal dana BOS sampai saat ini belum diterima pihak sekolah.(hl)

Sumber: Tim IKP

Diskominfo KKR

Read Previous

(AUDIO) Imbauan Bupati Kubu Raya Terkait Langkah Penyebaran Covid-19

Read Next

Polres Kubu Raya Gelar Pemeriksaan Suhu Tubuh Pengunjung Mapolres