Ria Norsan Dorong Pemkab Kubu Raya Tekan Prosentase Pengangguran

KUBU RAYA, Diskominfo – Dalam sambutannya Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan saat membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Perangkat Kerja Daerah (RKPD) Kabupaten Kubu Raya tahun 2021 yang digelar di Qubu Resort,Senin (9/3) mengatakan Musrenbang ini bertujuan untuk mengsinkronisasikan program-program pembangunan antara pusat, provinsi dan kabupaten/kota se-Kalimantan Barat. Yang juga merupakan salahsatu bagian yang tidak terpisahkan dari tahapan perencanaan pembangunan provinsi dan nasional. Bukan untuk membanding-bandingkan data, tapi untuk melihat target yang telah dicapai oleh kabupaten Kubu Raya.

“Kita melihat target yang telah dicapai Kab. Kubu Raya sangat baik. Penekanan angka kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi sudah bagus. Hanya satu yang belum bisa terlampaui Kab. Kubu Raya yaitu adalah mengurangi tingkat pengangguran yang masih tinggi, jadi mudah-mudahan nanti pak Bupati  dapat dapat menciptakan lapangan pekerjaan agar angka pengangguran turun drastis,” ujarnya.

Ria Norsan melanjutkan untuk peningkatan ekonomi rumusnya berdasarkan beberapa indikator peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yaitu peningkatan pendidikan, kesehatan dan pengurangan angka kemiskinan. Kalau indikator tersebut telah dapat diatasi maka kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat akan tercapai dengan baik.

“Target-target provinsi  yang akan dicapai tentulah targetnya ingin meningkat, seperti IPM karena urutan kita saat ini di urutan ke 29 dari 34 provinsi, jadi untuk meningkatkan IPM, dengan program Desa Mandiri salahsatunya, sekarang di Kalimantan Barat sudah ada 87 desa mandiri dan Kab. Kubu Raya sudah ada 14 Desa Mandiri,” katanya.

Target Musrenbang ini antara lain yang pertama adalah bagaimana Kab. Kubu Raya dalam melaksanakan kegiatan proses pembangunan dapat mendukung IPM Provinsi kalimantan Barat, yang kedua dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, yang ketiga dapat menurunkan prosentase tingkat pengangguran dan kemudian penurunan prosentase jumlah  kemiskinan.

“Saya yakin seperti yang dipaparkan pak Bupati tadi, seandainya kegiatan-kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik dan juga dengan sistem Kepong Bakol, saya yakin tahun depan  tingkat pengangguran akan turun drastis,” sambung Ria Norsan.

Sebelumnya Bupati Kubu Raya, dalam sambutannya mengatakan memasuki tahun 2020 ini, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menancapkan rancangan arah pembangunan 2021 sambil menjalankan proses merealisasikan pembangunan daerah tahun 2020.

Untuk kedepan, Pemerintah Daerah tetap berpijak pada dokumen perencanaan yang sudah terlegitimasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 5 tahun dan saat ini sudah masuk tahun ke-3 untuk tahun 2021 mendatang, sehingga arah kebijakan yang sudah disusun dan disepakati bersama terkait dengan RPJMD 2021. Maka dalam Musrenbang RKPD 2021 ini sesuai dengan arah kebijakan yaitu perekonomian daerah, sumber daya manusia, kemandirian desa dan tetap sekaligus tentu berpondasi infrastruktur dasar dan pelayanan sosial dasar.

“Untuk perekonomian daerah, tentu kita ketahui bersama, basis terbesar di Kabupaten Kubu Raya adalah bersumber dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan dan juga sekarang ini kita menggenjot dari sektor pariwisata. Selain itu, disektor jasa maupun perdagangan dan perindustrian karena memang di Kubu Raya sendiri PDRB terbesar dan kontributor kedua di Kalbar dan sekaligus pertumbuhan ekonomi kita dalam 10 tahun terakhir kalau dirata-ratakan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kubu Raya ini yaitu 6,22 persen, berarti tertinggi di Kalimantan Barat,” ungkap Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan saat menyampaikan arahannya dalam Musrenbang RKPD Kabupaten Kubu Raya tahun 2021 di Qubu Resort Kubu Raya, Senin (9/3/2020).(hl)

Sumber: Bidang IKP Diskominfo Kubu Raya

 

 

Diskominfo KKR

Read Previous

Rumah Pintar Punggur Cerdas Gelar Dongeng Ceria dan Roadshow Gerakan Membaca-kan

Read Next

Sasar Anak-anak Usia Dini dan Ibu Hamil, Pemkab Kubu Raya Kampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan)